Kegiatan

Launching Kampus dan Opening SATA’LAMU Berlangsung Meriah

Institut Agama Islam Madinatul Ulum menggelar Launching Kampus sekaligus Opening Masa Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (SATA’LAMU) bagi seluruh mahasiswa baru angkatan pertama tahun akademik 2026/2027 dengan meriah dan sukses, Sabtu (12/9).

Acara yang bertempat di halaman kampus itu dimulai pukul 09.45 WIB, diawali dengan tawassul yang dipimpin oleh Lora Abdul Mughits lalu lantunan pembacaan kalam ilahi menjadi pembuka momen yang patut disyukuri oleh segenap keluarga besar Pondok Pesantren Madinatul Ulum dan undangan itu.

Hadir pada acara launching tersebut para ulama, antara lain Syaikh Maher Al-Misri dan para pimpinan pondok pesantren terdekat, antara lain KRH Abdulloh Abdul Kholiq (PP Nurul Ulum ), KRH Abdulloh Ali Ahmad (PP Madinatul Ulum 2), KRH Syarif Thoyyib Mubarak (PP Al-Inaroh), KRH Kholilurrahman (PP Al-Anwar), KRH Abdus Shomad (PP Darus Sa’adah) dan KRH Nashir (PP Royatul Islam). Hadir juga KH Baihaqi Busri (PP Baitul Hikmah), KH Muhammad Al-Faiz (PP Jalaluddin Rumi) dan KH Taufiq Muddai (PP Darul Hikmah).

Turut hadir pula pimpinan PCNU Jember, PD Muhammadiyah dan Ketua MUI Jember.

Selain dihadiri para ulama, banyak pejabat dan penyelenggara negara yang juga hadir, seperti Kepala Bakorwil V Provinsi Jawa Timur, Budi Raharjo yang mewakili gubernur, sekretaris Kopertais IV Jawa Timur, Dr KH Hasan Ubaidillah, Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tjahyono yang mewakili bupati, Kepala Kemenag Jember, Dr Santoso.

Hadir juga Camat Tempurejo, Adi Kusnandar Zulkifli Ahmad Husein, Kapolsek Ajung Iptu Fathur Rozi dan Danramil Jenggawah, Kapten Inf. Suprayitno, dan seterusnya.

Menurut Imdad Fahmi Azizi, rektor IAI Madinatul Ulum, setelah agenda Launching ini IAI Madinatul Ulum akan mengadakan Masa Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (SATA’LAMU) selama tiga hari, 12-14 September 2026. Kemudian perkuliahan pertama kali akan dilaksanakan pada hari Rabu 16 September 2026.

“Alhamdulillah, penerimaan mahasiswa angkatan pertama ini sudah memenuhi target. Semua prodi yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Ilmu Hadis (IH) dan Ekonomi Syariah (ES) bisa berjalan,” lapor rektor dalam sambutannya.

Rektor IAI Madinatul Ulum juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengirim karangan bunga. Banyak sekali ucapan selamat atas peresmian kampus ini. Seperti karangan bunga dari jajaran anggota DPR RI, Staf Ahli Jaksa Agung, Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PERADI, Gubernur Jatim, Bupati Jember, DPRD Jember, PT Benih Citra Asia, Bani Abdul Muqit Aziz, Bani Maryam Aziz, BSI, BCA, BSN, CV. Kurawa Kontruksi, PT. Farfasa Tour & Trevel, PT. Malika Tour & Travel, Perumda Perkebunan Kahyangan Jember, Gufron & Rubaie Lawfirm, TK, SDI, SMP, MA, SMK, Madrasah Diniyah dan Muadalah Madinatul Ulum. Tokoh masyarakat juga banyak mengirimkan karangan bunga, seperti Dr.KH.Muhammad Aunul Abid Syah, Prof.dr.Hj. Faida, M.MR., dan masih banyak lagi. Total, tidak kurang dari empat puluh karangan bunga dikirim langsung ke kampus.

Rektor juga menjelaskan visi IAI Madinatul Ulum dan arah pengembangannya sesuai rencana strategis (renstra) yang dibangun dengan target tiga tahun ke depan IAI Madinatul Ulum akan membuka program Pascasarjana (S2) serta harapannya nanti beralih status menjadi universitas.

“Harapannya, sesuai dengan Visi Indonesia Emas 2045 dan Visi IAI Madinatul Ulum: Menjadi pusat keilmuan yang mendalami agama (tafaqquh fid din) dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan sains untuk peradaban Islam,” jelas rektor.

Sambutan juga disampaikan oleh KRH. Muhammad Luthfi Ahmad, Pengasuh Pondok Pesantren Madinatul Ulum. Kyai berkeinginan, melalui kampus yang dilaunching pagi ini mampu mencetak para sarjana yang memiliki kecakapan intelektual, mumpuni dalam ilmu agama, ilmu umum, sains dan teknologi.

Dalam sambutanya, pengasuh menyampaikan nilai-nilai filosofi dalam penyebaran agama Islam melalui media gamelan yang didakwahkan oleh Sunan Ampel. Beliau menjelaskan bahwa dalam filosofi ini terdapat makna yang mendalam sebagaimana makna dan harapan yang ada di IAI Madinatul Ulum. Peresmian yang dilaksanakan dengan instrumen gamelan memiliki makna keikhlasan jiwa, merenung, tafakkur (by planning), ketenangan jiwa, keberhasilan kecil (skala nasional) hingga target keberhasilan yang lebih besar (skala internasional).

Selain rektor dan pengasuh, Gubernur Jawa Timur juga memberikan sambutan-diwakili oleh Kepala Bakorwil V Budi Raharjo. Dalam sambutan tersebut, gubernur menyampaikan ucapan selamat atas Launching IAI Madinatul Ulum dan berharap menjadi kampus yang mampu menjadi wadah bagi para sarjana.

Selain itu, gubernur mengajak IAI Madinatul Ulum kedepan bisa bergabung dalam program-program di Jawa Timur salah satunya adalah Program Beasiswa S2 dan S3 LPPD Jatim bagi para santri.

Kemudian, tepat pada pukul 10.35 WIB, acara puncak launching diresmikan secara bersamaan oleh lima tokoh yang dipimpin sendiri oleh pengasuh, yakni Budi Raharjo (Kepala Bakorwil V Jatim), Dr KH Hasan Ubaidillah (Sekretaris Kopertais IV Jatim), Dr Santoso (Kemenag Jember), Prof dr Faida, M.MR (Bupati Jember Periode 2016-2021) dan Prof Babun Suharto.

Lalu penyematan simbolik mahasiswa baru IAI Madinatul Ulum tahun akademik 2026/2027 oleh Ahmad Sururi selaku Warek 1 IAI Madinatul Ulum Cangkring.

Acara Launching Kampus dan Opening SATA’LAMU IAI Madinatul Ulum berakhir pada pukul 11.15 WIB dan ditutup dengan doa oleh Syaikh Mahir Al-Misri kemudian dilanjutkan dengan acara ramah tamah bagi seluruh undangan. (Humas)

2 Komentar

  1. Alhamdulillah
    selamat atas pembukaan IAI MADINATUL ULUM
    semoga tetap jaya, terus sukses dan semangat terus kepada semua jajaran Rektor, Dosen, dan semua keluarga besar Yayasan pondok pesantren Madinatul ulum

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *